Karanganyar — Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar terus mendorong keterlibatan generasi muda Hindu dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Hal tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap kegiatan bakti sosial dan donor darah yang digelar di Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Minggu (20/9/2026). Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Peradah Kabupaten Karanganyar, Relawan Jaya Baya, dan Penyuluh Agama Hindu Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar. Selain donor darah, kegiatan juga diisi dengan pembagian sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ketua Peradah Kabupaten Karanganyar, Jari Purwanto, mengatakan bahwa kegiatan donor darah dan bakti sosial menjadi salah satu upaya untuk kembali menyalakan api semangat dalam diri para pemuda Hindu Karanganyar.
Menurutnya, keberadaan Peradah bukan semata-mata sebagai wadah berkumpulnya para pemuda Hindu, tetapi juga sebagai ruang untuk membangun kesadaran, kepedulian, serta keberanian mengambil peran di tengah masyarakat.

“Dengan diadakannya donor darah dan bakti sosial ini, kami ingin kembali menghidupkan api semangat dalam batin para pemuda Karanganyar sebagai generasi Hindu. Donor darah merupakan bentuk pelayanan kepada sesama manusia tanpa sekatan ataupun kotak-kotak perbedaan,” ungkap Jari Purwanto.
Sementara itu, Thukul Triatmo selaku Relawan Jaga Baya menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial merupakan salah satu bentuk penerapan nilai Tat Tvam Asi, yakni kesadaran bahwa diri kita memiliki keterhubungan dengan sesama.
“Bakti sosial ini merupakan wujud dari ajaran Tat Tvam Asi sebagai bentuk pelayanan kepada umat Hindu maupun masyarakat umum. Adapun bakti sosial yang diwujudkan dalam bentuk sembako ini merupakan hasil dari para dermawan yang memberikan dengan rasa tulus dan sepenuh hati,” tutur Thukul.
Penyuluh Agama Hindu Kemenag Kabupaten Karanganyar, Sri Wagini, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa pihaknya senantiasa mendukung berbagai kegiatan kepemudaan yang memiliki nilai sosial dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurut Sri Wagini, kegiatan sosial yang melibatkan generasi muda tidak hanya memberikan manfaat secara langsung kepada penerima bantuan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi para pemuda untuk menumbuhkan kepedulian, rasa empati, serta semangat untuk memberikan pelayanan kepada sesama.
“Kami dari Penyuluh Agama Hindu Kemenag Kabupaten Karanganyar selalu mendukung kegiatan kepemudaan, terutama kegiatan yang memiliki nilai pelayanan dan kepedulian terhadap masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak muda tidak hanya belajar berorganisasi, tetapi juga belajar hadir dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” ungkap Sri Wagini. (Umi/Ida)
