Karanganyar (Humas) – Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW menjadi landasan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Ihsan Muhadi, saat memimpin apel pagi di lingkungan Kantor Kemenag Karanganyar, Kamis (17/9/2026).
Dalam arahannya, Ihsan mengajak seluruh jajaran Kemenag Karanganyar untuk meneladani empat sifat Rasulullah SAW, yakni sidiq, fatonah, amanah, dan tablig. Menurutnya, keempat sifat tersebut tidak hanya menjadi nilai keteladanan dalam kehidupan, tetapi juga relevan untuk diterapkan dalam pelaksanaan tugas sebagai aparatur yang memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Penerapan sifat sidiq atau kejujuran, misalnya, menjadi fondasi dalam membangun integritas. Pelayanan yang dilaksanakan dengan jujur dan transparan akan memberikan rasa aman dan kepercayaan kepada masyarakat dalam memperoleh layanan keagamaan maupun layanan administrasi pemerintahan.
Sementara itu, sifat fatonah yang berarti kecerdasan dan kecakapan mendorong pegawai untuk terus meningkatkan kompetensi dalam melaksanakan tugas. Ihsan menekankan bahwa kecerdasan intelektual perlu berjalan beriringan dengan kecerdasan emosional, sehingga setiap persoalan masyarakat dapat dihadapi secara bijaksana, tepat, dan tidak menimbulkan dampak yang merugikan.
Selanjutnya, sifat amanah menjadi pengingat bahwa setiap tugas yang diberikan merupakan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Dengan sikap tersebut, masyarakat diharapkan memperoleh pelayanan yang lebih profesional, tepat waktu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Adapun sifat tablig atau kemampuan menyampaikan informasi dengan baik dan benar menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi pelayanan. Informasi yang jelas, benar, dan mudah dipahami akan membantu masyarakat mendapatkan kepastian serta memahami prosedur dan layanan yang dibutuhkan.
“Dengan meneladani sifat-sifat Rasulullah tersebut, diharapkan kita mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga pelayanan yang diberikan tidak hanya bermanfaat, tetapi juga memberikan dampak positif,” harap Ihsan Muhadi.
Melalui penguatan nilai sidiq, fatonah, amanah, dan tablig dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, Kemenag Karanganyar terus mendorong terciptanya pelayanan publik yang mengedepankan integritas, profesionalitas, tanggung jawab, dan komunikasi yang baik. Nilai-nilai tersebut diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus menghadirkan pelayanan Kementerian Agama yang semakin berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (Umi/Ida)


