Karanganyar (Humas) — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karanganyar menyerahkan piala dan hadiah kepada para juara Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten Karanganyar, Senin (21/9/2026). Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan perjuangan para peserta didik dalam mengikuti kompetisi akademik tingkat kabupaten.
Penyerahan penghargaan menjadi momentum untuk memberikan apresiasi sekaligus motivasi kepada para peserta didik agar terus mengembangkan potensi dan kemampuan akademiknya. Para juara OMI tingkat kabupaten selanjutnya akan mewakili Karanganyar untuk berkompetisi pada tingkat provinsi.
Kepala Kemenag Kabupaten Karanganyar, Ihsan Muhadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta didik yang telah mengikuti kompetisi dengan penuh semangat. Ia juga memberikan penghargaan kepada para guru pendamping dan kepala madrasah yang telah memberikan bimbingan serta dukungan selama proses persiapan dan pelaksanaan OMI.

“Semoga ini menjadi pengalaman bagi anak-anak. Kami selalu mendoakan semoga di tingkat provinsi nanti mendapatkan hasil yang terbaik,” ungkap Ihsan.
Menurutnya, capaian yang diraih para peserta merupakan hasil dari proses belajar, latihan, serta dukungan berbagai pihak. Karena itu, prestasi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi peserta didik, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan.
Ihsan juga berpesan kepada para juara agar memanfaatkan waktu yang tersedia untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi tingkat provinsi. Selain membawa nama pribadi dan madrasah, para peserta juga membawa nama Kabupaten Karanganyar dalam ajang tersebut.
Sementara itu, Plt. Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Karanganyar, Muhamad Rusdiyanto, menyampaikan bahwa OMI menjadi salah satu ruang bagi peserta didik madrasah untuk mengembangkan potensi akademik sekaligus membangun daya saing.
“OMI diharapkan mampu mengantarkan murid menjadi lebih berdaya saing secara global dan mampu mengukir prestasi, baik di level nasional maupun internasional,” ujarnya.
Menurutnya, kompetisi akademik tidak hanya berorientasi pada perolehan juara, tetapi juga menjadi sarana bagi peserta didik untuk membangun pengalaman, meningkatkan kepercayaan diri, serta mengembangkan kemampuan dalam menghadapi tantangan yang semakin kompetitif.
Salah satu peserta yang berhasil meraih juara adalah Juniar Bramastha, siswa MAN 2 Karanganyar yang meraih Juara 1 Mata Pelajaran Kimia jenjang MA/SMA. Juniar mengaku senang atas pencapaian yang diraihnya, namun di sisi lain merasa tegang karena masih harus melanjutkan perjuangan pada tingkat provinsi.
“Tentunya senang sekali, tapi juga takut karena masih harus berjuang di level provinsi. Dan untuk teman-teman, semoga selalu semangat dan apa pun hasilnya nanti adalah perjuangan kita,” kata Juniar.
OMI tingkat provinsi dijadwalkan berlangsung pada 5–6 Oktober 2026. Para juara tingkat Kabupaten Karanganyar diharapkan dapat mempersiapkan diri secara optimal sehingga mampu mengikuti kompetisi dengan percaya diri dan memberikan kemampuan terbaiknya.
Kemenag Kabupaten Karanganyar juga berharap prestasi yang diraih para peserta OMI dapat menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya untuk terus mengembangkan potensi, berani berkompetisi, dan mengukir prestasi di berbagai bidang. (Umi/Ida )



