
Karanganyar (Humas)— Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam, Makhalis Khoirul Anwar, menyoroti rendahnya kemampuan baca tulis Al-Qur’an di kalangan siswa sekolah umum. Hal tersebut disampaikan berdasarkan laporan dari sejumlah guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang mengajar di berbagai sekolah.
Menurut Makhalis, kondisi ini menjadi perhatian serius dan memerlukan keterlibatan semua pihak. “Ini adalah tanggung jawab bersama, termasuk guru PAI dan juga pengawas madrasah,” tegasnya saat kegiatan sosialisasi dan pembinaan Tunjangan Profesi Guru (TPG) PAI, Rabu (8/4/2026).
Ia menjelaskan bahwa keterbatasan waktu pembelajaran yang dimiliki guru PAI di sekolah umum menjadi salah satu tantangan utama dalam meningkatkan kompetensi siswa, khususnya dalam membaca Al-Qur’an. Oleh karena itu, pembelajaran difokuskan pada penguatan kemampuan dasar membaca Al-Qur’an sebagai prioritas utama.

Makhalis juga berharap adanya sinergi antara guru, pengawas, serta pihak terkait lainnya guna meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di sekolah umum. Dengan upaya bersama, diharapkan kemampuan literasi Al-Qur’an siswa dapat meningkat secara bertahap.
Kegiatan sosialisasi dan pembinaan ini m enjadi bagian dari komitmen dalam meningkatkan profesionalisme guru PAI serta kualitas pendidikan keagamaan di lingkungan sekolah umum. (Umi/Ida)
