
Karanganyar – Membentuk generasi muda yang sehat, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan menjadi salah satu langkah penting dalam menyiapkan kehidupan keluarga yang harmonis. Berangkat dari tujuan tersebut, Rumah Bina Keluarga Sukinah (RBKS) Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan Pembinaan Remaja Usia Sekolah, Rabu (14/10/2026).
Mengusung tema “Dharma di Usia Muda: Membangun Karakter, Menata Masa Depan, Mewujudkan Keluarga Sukinah”, kegiatan ini diikuti oleh remaja usia sekolah dari wilayah Kecamatan Jenawi. Pembinaan tersebut menjadi ruang edukasi bagi generasi muda Hindu untuk memahami pentingnya menjaga kesehatan, membangun karakter positif, serta menanamkan nilai-nilai dharma sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.
Melalui kegiatan ini, para remaja diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mampu mengenali tanggung jawab terhadap diri sendiri, memahami konsekuensi dari setiap keputusan, dan mulai mempersiapkan masa depan secara lebih terarah.
Materi pertama disampaikan oleh Kusmaryani, S.KM dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar yang mengajak remaja untuk membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini. Kesadaran menjaga kesehatan dinilai penting karena masa remaja merupakan periode pembentukan kebiasaan yang dapat memengaruhi kualitas hidup pada masa dewasa.

“Masa remaja merupakan periode penting dalam membentuk kebiasaan hidup sehat yang akan berpengaruh terhadap masa depan. Oleh karena itu, remaja perlu dibekali dengan pengetahuan dan kesadaran untuk menjaga kesehatan diri serta menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Dengan remaja yang sehat, kita berharap dapat mewujudkan generasi yang berkualitas dan memiliki masa depan yang hebat,” ungkap Kusmaryani.
Pembekalan ini diharapkan dapat mendorong remaja untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri dan menjadikan perilaku hidup sehat sebagai bagian dari keseharian. Dengan kondisi fisik dan kesadaran kesehatan yang lebih baik, remaja memiliki bekal penting untuk mendukung proses belajar, pengembangan potensi diri, serta persiapan menjalani kehidupan pada tahap berikutnya.
Sementara itu, I Wayan Darmawan selaku tokoh pemuda Hindu menekankan pentingnya pemahaman dan pengamalan dharma dalam membentuk karakter generasi muda. Nilai-nilai dharma dapat menjadi landasan moral bagi remaja dalam menentukan sikap, mengambil keputusan, menghormati orang lain, serta menjalankan tanggung jawab di lingkungan keluarga dan masyarakat.
“Usia muda merupakan fase penting dalam membentuk karakter dan menentukan arah masa depan. Melalui pemahaman dan pengamalan dharma, generasi muda Hindu diharapkan mampu membangun pribadi yang berkarakter, memiliki pegangan nilai dalam kehidupan, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Oleh karena itu, dharma hendaknya tidak hanya dipahami sebagai ajaran, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga maupun di tengah masyarakat,” tutur I Wayan Darmawan.

Pemahaman tersebut menjadi bekal bagi remaja untuk membangun sikap disiplin, jujur, bertanggung jawab, dan mampu mempertimbangkan dampak dari setiap tindakan. Pengamalan dharma juga diharapkan memperkuat hubungan remaja dengan keluarga serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.
Lebih dari sekadar pembinaan pada usia sekolah, kegiatan ini menempatkan remaja sebagai calon generasi penerus yang perlu dipersiapkan secara menyeluruh. Kesehatan fisik, kematangan karakter, dan kekuatan nilai moral merupakan unsur yang saling melengkapi dalam membentuk pribadi yang mampu menghadapi tantangan kehidupan.
Bagi RBKS Kabupaten Karanganyar, pembinaan remaja juga menjadi bagian dari upaya menanamkan pemahaman tentang pentingnya mempersiapkan kehidupan berkeluarga sejak dini. Keluarga sukinah tidak hanya dibangun ketika seseorang memasuki jenjang pernikahan, tetapi juga dipersiapkan melalui pembentukan karakter, pembiasaan hidup sehat, penguatan tanggung jawab, dan penanaman nilai-nilai dharma sejak masa remaja.
Melalui kegiatan ini, RBKS Kabupaten Karanganyar berharap para peserta dapat membawa pengetahuan dan nilai yang diperoleh ke dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, di sekolah, maupun di tengah masyarakat. Dengan demikian, pembinaan ini diharapkan memberikan manfaat nyata dalam membentuk generasi muda Hindu yang sehat, berkarakter, mandiri, dan bertanggung jawab, sekaligus memiliki kesiapan untuk mewujudkan keluarga yang harmonis, sejahtera, dan sukinah pada masa mendatang. (umi/ida)
