Karanganyar (Humas)– Penyerahan tanda daftar Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ) dan pemutakhiran data Education Management Information System (EMIS) LPQ Kabupaten Karanganyar, Selasa (13/10/2026), menjadi langkah penting dalam memperkuat tata kelola lembaga pendidikan Al-Qur’an sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran bagi generasi Qur’ani.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk tertib administrasi kelembagaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi keberlangsungan pendidikan Al-Qur’an. Melalui kepemilikan tanda daftar dan data EMIS yang mutakhir, LPQ diharapkan memiliki identitas kelembagaan yang jelas, data yang akurat, serta landasan yang lebih kuat untuk mengembangkan program pembelajaran secara terarah dan berkelanjutan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Ihsan Muhadi, menegaskan bahwa Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) merupakan lembaga pengabdian yang memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang mencintai Al-Qur’an. Oleh karena itu, para pengelola dan ustaz-ustazah perlu mendapatkan dukungan agar dapat menjalankan tugas pendidikan dengan optimal.
“Jangan merasa sendiri, ada BADKO LPQ, Kementerian Agama, dan Pemerintah Kabupaten Karanganyar yang selalu siap mendukung kegiatan belajar mengajar di TPQ,” jelasnya.

Menurutnya, sinergi antarlembaga tersebut menjadi salah satu kunci untuk menjaga keberlangsungan pendidikan Al-Qur’an. Dengan dukungan yang kuat, pengelola LPQ diharapkan semakin termotivasi dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan, memperluas manfaat pembelajaran, serta menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan menyenangkan bagi para santri.
Lebih lanjut, Ihsan Muhadi menjelaskan bahwa tanda daftar LPQ memiliki arti penting dalam membangun akuntabilitas dan komitmen bersama untuk menjaga mutu pendidikan Al-Qur’an.
“Tanda daftar LPQ menjadi tanda akuntabilitas dan komitmen kita bersama dalam menjaga mutu pembelajaran Al-Qur’an,” jelasnya.
Selain memperkuat akuntabilitas, pemutakhiran data EMIS juga menjadi bagian penting dalam menyediakan informasi kelembagaan yang akurat dan terkini. Data tersebut dapat menjadi dasar dalam pemetaan kondisi LPQ, perencanaan program pembinaan, serta penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan lembaga. Dengan demikian, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pengelola, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi para santri.

Pada kesempatan tersebut, Ihsan Muhadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh ustaz dan ustazah yang telah mendedikasikan waktu, tenaga, dan ilmunya untuk mengajarkan Al-Qur’an. Ia juga mengajak para pendidik untuk terus berinovasi dalam pembelajaran agar materi Al-Qur’an dapat disampaikan secara menarik, mudah dipahami, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak.
Melalui penyerahan tanda daftar dan pemutakhiran data EMIS LPQ ini, diharapkan seluruh lembaga pendidikan Al-Qur’an di Kabupaten Karanganyar semakin tertib secara administrasi, kuat dalam tata kelola, serta terus berkembang dalam kualitas pembelajaran. Upaya tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia dan menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. (Umi/Ida )

