
Karanganyar (Humas) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi Capaian Kinerja dan Anggaran Triwulan II Tahun Anggaran 2026, Senin (6/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel melalui penguatan evaluasi, koordinasi, serta pengendalian pelaksanaan program dan anggaran.
Rapat koordinasi diikuti oleh Kasubbag TU, para Kepala Seksi dan Penyelenggara, Perencana, PPK, Bendahara, Kepala MIN, Kepala TU MAN, Kepala TU MTs Negeri, serta para pengelola keuangan. Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi capaian kinerja Triwulan II, mengidentifikasi berbagai kendala dalam pelaksanaan program kerja, serta merumuskan langkah-langkah percepatan untuk mengoptimalkan pelaksanaan kegiatan dan penyerapan anggaran pada periode berikutnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Ihsan Muhadi, dalam arahannya menekankan pentingnya membangun sistem kerja yang tertata, khususnya dalam pelaksanaan kegiatan dan penyusunan laporan.
“Mari kita bangun sistem monitoring yang rapi dari waktu ke waktu, sehingga pelaksanaan kegiatan maupun laporan tidak tertunda,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap pelaksanaan kegiatan harus diikuti dengan pelaporan yang baik sebagai bentuk pertanggungjawaban kinerja.
“Jika hanya bekerja tetapi tidak dilaporkan, maka kinerja kita tidak akan ternilai,” tegasnya.

Menurutnya, monitoring dan pelaporan yang dilakukan secara konsisten akan menghasilkan data kinerja yang akurat, sehingga memudahkan proses evaluasi sekaligus menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan dan perbaikan program secara berkelanjutan.
Melalui rapat koordinasi ini, seluruh peserta diharapkan memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai capaian kinerja dan realisasi anggaran Triwulan II Tahun Anggaran 2026. Hasil evaluasi tersebut menjadi pijakan dalam menyusun tindak lanjut yang terukur untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program, mempercepat penyerapan anggaran, serta memperkuat koordinasi dan sinergi antarunit kerja.
Dengan evaluasi yang dilakukan secara berkala, Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar terus berupaya membangun budaya kerja yang berorientasi pada hasil, didukung sistem pengelolaan yang tertib dan akuntabel. Langkah ini diharapkan mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, efisien, transparan, dan akuntabel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Umi/Ida)
