
Klaten — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab, secara resmi membuka Jambore Pramuka Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri se-Jawa Tengah II Tahun 2026 di Kawasan Perkemahan Rama Shinta, Kompleks Candi Prambanan, Klaten, Senin (3/8/2026).
Dalam sambutannya, Saiful Mujab menegaskan bahwa kegiatan kepramukaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik. Menurutnya, Pramuka menjadi wadah pembinaan yang menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kejujuran, dan sportivitas sebagai bekal bagi generasi muda.
“Pramuka sebagai wadah untuk membentuk karakter diri dengan kedisiplinan, tanggung jawab, kejujuran, dan juga sportivitas,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Jambore Pramuka tidak hanya menjadi ajang pengembangan karakter, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan membangun kebersamaan antarmadrasah di Jawa Tengah.
“Pramuka ini menjadi satu kebutuhan bersama di lingkungan pendidikan sebagai ajang silaturahmi sekaligus membangun kebersamaan,” lanjutnya.
Saiful Mujab berharap seluruh peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan semangat, menjunjung tinggi nilai-nilai kepramukaan, serta menjadikan jambore sebagai sarana belajar, berkolaborasi, dan memperkuat persaudaraan.
Jambore Pramuka MTs Negeri se-Jawa Tengah II Tahun 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Agustus 2026. Kegiatan ini diikuti oleh kontingen MTs Negeri dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah dengan beragam agenda pembinaan kepramukaan, pengembangan karakter, serta penguatan semangat kebersamaan antarpeserta.

