
Karanganyar — Rapat koordinasi PD PONTREN, PAKIS dan PAI se-Soloraya digelar di Tawangmangu pada Selasa (7/4/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh 50 peserta dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Hidayat Maskur.
Dalam sambutan sekaligus pembinaannya, Hidayat Maskur menekankan pentingnya kedisiplinan dan ketaatan terhadap regulasi dalam menjalankan tugas sebagai aparatur. Menurutnya, kedua hal tersebut merupakan fondasi utama dalam menciptakan ketenangan dan kelancaran dalam bekerja.
“Kedisiplinan dan ketaatan terhadap regulasi adalah bagian penting dalam bekerja, agar tercipta rasa ten ang dalam menjalankan pekerjaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengimplementasikan nilai-nilai positif yang diperoleh selama bulan Ramadan ke dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas pribadi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas.
Kegiatan rakor ini juga diisi dengan penyampaian laporan dari masing-masing Kantor Kementerian Agama kabupaten se-Soloraya. Dalam sesi tersebut, para peserta memaparkan berbagai capaian, serta permasalahan yang dihadapi di daerah masing-masing, berikut langkah-langkah solusi yang telah dan akan diambil.
Beberapa isu strategis yang menjadi perhatian dalam rakor antara lain penanganan kasus kekerasan di lingkungan pondok pesantren, mekanisme pemberian surat rekomendasi belajar, serta pembinaan terhadap pondok pesantren baik yang telah memiliki izin operasional maupun yang belum (non-izin). Diskusi berlangsung aktif dengan tujuan menemukan solusi bersama serta menyamakan persepsi dalam penanganan berbagai persoalan tersebut.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi, sinergi, serta komitmen bersama antar pemangku kepentingan di bidang pendidikan keagamaan Islam di wilayah Soloraya. (Umi/Ida)
