
KARANGANYAR — Program Kampung Zakat kolaborasi sinergis antara LAZ MKU, Kementerian Agama, dan BAZNAS sukses diselenggarakan di Dusun Gesing, Desa Gemantar, Kecamatan Jumantono, pada Jumat (29/5/2026).
Kampung zakat telah berjalan produktif selama tiga tahun, dari 2024–2026. Program multisektor ini berhasil menyalurkan berbagai bantuan dan pemberdayaan masyarakat. Pada bidang dakwah, realisasi mencapai Rp111 juta digunakan untuk penyelenggaraan pengajian, santunan warga miskin, serta pembagian bantuan sembako. Di sektor sosial, dialokasikan anggaran sebesar Rp34 juta untuk renovasi dua unit rumah tidak layak huni. Sementara pada bidang ekonomi, program diwujudkan melalui pelaksanaan pelatihan pembuatan gethuk dan pemberian bantuan freezer untuk menunjang usaha warga, yang disempurnakan dengan fasilitasi layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat setempat pada bidang kesehatan.
Acara Grand Closing ini ditandai dengan prosesi penyembelihan hewan kurban yang dagingnya langsung didistribusikan bersama kepada warga sekitar. Dewi Supriyanti menegaskan bahwa momen penutupan ini bukanlah akhir dari segalanya, melainkan sebuah titik balik untuk evaluasi.
Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Karanganyar, Dewi Supriyanti, menyampaikan bahwa ibadah kurban membawa esensi mendalam mengenai nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial.

“Melalui ibadah kurban, kita mengingatkan diri bahwa rezeki yang diberikan Allah adalah amanah untuk dibagikan kepada mereka yang membutuhkan. Pembagian daging kurban ini bukan hanya memuaskan kebutuhan fisik, tetapi juga memperkuat rasa solidaritas dan empati antarwarga,” ujarnya.
“Hari ini kita menyelenggarakan Grand Closing Kampung Zakat Keluarga Utama. Bagi saya, momen penutupan ini bukan sekadar menandai akhir kegiatan administratif. Grand Closing adalah kesempatan refleksi, menilai capaian, belajar dari tantangan, dan merumuskan langkah perbaikan untuk program berikutnya,” tutur Dewi Supriyanti.
lebih lanjut, ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam Kampung Zakat dalam melaksanakan program pemberdayaan dan pelayanan sosial dan semoga menjadi amal jariyah bagi penyelenggara maupun donatur. Semoga Kampung Zakat di Desa Gemantar ini akan terus berkembang dan menjadi mandiri, sehingga dapat menginspirasi kampung-kampung yang lain untuk menjadi kampung yang mandiri secara ekonomi dengan memaksimalkan potensi yang ada. (Umi/Ida )
