
Karanganyar (Humas) — Sebanyak 26 calon pengantin mengikuti kegiatan Bimbingan Perkawinan, Selasa (12/5/2026). Kegiatan ini sebagai upaya membekali calon pasangan suami istri agar siap membangun keluarga yang sehat, harmonis, dan tangguh dalam menghadapi tantangan zaman. Kepala KUA Matesih, Dwi Budiyanto Triyadi dalam sambutannya menyampaikan pentingnya bimbingan perkawinan sebagai bekal awal dalam membangun rumah tangga yang kokoh dan berkualitas.
“Pernikahan bukan hanya tentang kesiapan acara, tetapi juga kesiapan mental, spiritual, sosial, dan kesehatan keluarga. Melalui bimbingan ini diharapkan calon pengantin memiliki bekal ilmu dalam menjalani kehidupan rumah tangga,” ujarnya.
Ika Varia Nurhidayah, Penyuluh Keluarga Berencana Kecamatan Matesih, memaparannya materi kesehatan reproduksi dan pencegahan stunting sebagai langkah penting dalam menciptakan generasi sehat dan berkualitas. Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya pemenuhan gizi, kesehatan ibu dan anak, pola asuh, serta perencanaan keluarga sejak sebelum menikah.

Selain itu, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Matesih, Sumarno menyampaikan pentingnya komunikasi, saling pengertian, penguatan nilai agama, serta kemampuan beradaptasi dalam menghadapi dinamika kehidupan modern dan perkembangan teknologi.
Kegiatan berlangsung dengan interaktif dan antusias. Para peserta aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab sebagai bentuk kesiapan dalam membangun keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah.
Melalui kegiatan ini, KUA Kecamatan Matesih berharap para calon pengantin tidak hanya siap menikah secara administrasi, tetapi juga siap menjalani kehidupan rumah tangga yang harmonis, sehat, dan berketahanan di tengah tantangan era modern. (umi/ida)
