
Karanganyar (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Hidayat Maskur, hadir sebagai pembicara dalam kegiatan Pembinaan Mustahik serta Penyerahan Insentif bagi Guru Madrasah Diniyah (Madin), Pondok Pesantren, dan TPQ. Acara yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Karanganyar tersebut berlangsung di Aula Masjid Agung Madaniyah pada Selasa (9/12), dan diikuti oleh 380 peserta.
Dalam pembinaannya, Hidayat Maskur menekankan pentingnya ukhuwah Islamiyah dalam kehidupan umat Islam. Ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai momentum pemberian insentif, tetapi juga sebagai sarana bertemu, berdiskusi, dan saling bertukar pikiran antar-lembaga.
“Kegiatan ini dimaknai tidak hanya pemberian insentif saja, akan tetapi menjadi ajang bertemu dan saling bertukar pikiran antara lembaga satu dan lembaga lainnya. Ini jauh lebih penting, dan ini juga yang menjadi kekuatan Islam itu sendiri,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak peserta untuk memperkuat standar kelulusan di lembaga pendidikan Islam agar tidak terjadi tumpang tindih antar-satuan pendidikan.
“Saya mengajak, selain memperkuat ukhuwah Islamiyah, kita juga harus memperkuat standar kelulusan, sehingga tidak tumpang tindih antara satuan pendidikan satu dengan yang lainnya,” tambahnya.
Sebagai penutup, Hidayat Maskur mengimbau peserta untuk terus memajukan kegiatan keagamaan di Kabupaten Karanganyar serta membagikannya melalui media sosial. Ia menegaskan bahwa tujuan publikasi tersebut bukan untuk pamer, melainkan untuk menghadirkan konten positif dan bermanfaat di ruang digital. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. (umi/ida)
