
Karanganyar (Humas ) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karanganyar, Ihsan Muhadi, mengingatkan seluruh jajarannya untuk terus meningkatkan kualitas spiritual dalam diri sebagai bagian penting dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Ihsan Muhadi saat memimpin apel pagi sekaligus pembinaan jajaran Kemenag Kabupaten Karanganyar, Kamis (10/9/2026). Ia menekankan bahwa penguatan spiritual bukan sekadar aktivitas pribadi, tetapi harus tercermin dalam sikap, perilaku, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Meningkatkan kualitas spiritual menjadi bagian dari nurani untuk selalu berjalan di jalan yang membawa manfaat baik untuk kehidupan sekarang, dan kehidupan selanjutnya,” jelasnya.
Menurut Ihsan, nilai seseorang pada akhirnya tidak hanya diukur dari kedudukan maupun pekerjaan yang dimiliki, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada orang lain. Karena itu, nilai-nilai spiritual perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pelaksanaan tugas sebagai aparatur pemerintah.
“Nilai seseorang ditentukan dari manfaatnya kepada orang lain,” tegasnya.

Ia juga mengajak jajarannya untuk membiasakan diri membaca dan mengamalkan kitab suci dalam kehidupan sehari-hari. Pemahaman terhadap nilai-nilai agama diharapkan tidak berhenti pada pengetahuan, tetapi menjadi pedoman dalam membangun integritas, kepedulian, kejujuran, dan ketulusan dalam bekerja.
Bagi Kemenag, penguatan spiritual tersebut memiliki keterkaitan erat dengan kualitas pelayanan publik. Aparatur yang memiliki landasan moral dan spiritual yang baik diharapkan mampu menjalankan tugas dengan lebih bertanggung jawab, mengedepankan kepentingan masyarakat, serta menghadirkan pelayanan yang ramah, adil, dan bermanfaat.
Dengan demikian, pembinaan spiritual menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang berorientasi pada kemanfaatan. Setiap tugas dan pelayanan yang diberikan diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik dalam bidang keagamaan, pendidikan, maupun layanan administrasi dan sosial keagamaan.
Ihsan berharap pesan tersebut dapat menjadi pengingat bagi seluruh jajaran agar senantiasa menghadirkan kebermanfaatan melalui tugas masing-masing. Menurutnya, ketika nilai-nilai agama benar-benar diamalkan dalam kehidupan dan pekerjaan, maka keberadaan aparatur Kemenag akan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Membaca dan mengamalkan kitab suci dalam kehidupan sehari-hari, serta membawa manfaat bagi orang lain,” pungkasnya. (Umi/Ida)
