
Karanganyar – Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) berbasis KUA memberikan manfaat nyata bagi penerima manfaat melalui pembinaan dan pelatihan pengelolaan usaha. Kegiatan yang digelar KUA Kecamatan Karangpandan bersama LAZ Baitul Maal Al Itqon, Selasa (1/9/2026), menjadi ruang bagi peserta untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi.
Dalam pembinaan tersebut, peserta mendapatkan materi manajemen usaha mikro, pembukuan sederhana, serta etika bisnis dalam Islam. Peserta juga memperoleh pendampingan langsung untuk mengembangkan usaha yang sedang dijalankan.
Kepala Kankemenag Kabupaten Karanganyar, Ikhsan Muhadi, berharap program ini tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi mampu membangun keterampilan dan mental kewirausahaan penerima manfaat.

“Kami berharap melalui pelatihan ini, para penerima manfaat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memiliki keterampilan dan mental wirausaha sehingga dapat mandiri secara ekonomi dan pada akhirnya bisa menjadi muzaki,” ujarnya.
LAZ Baitul Maal Al Itqon melalui Samsul Bahri turut memberikan penguatan terkait pengelolaan usaha agar peserta mampu menjalankan usahanya secara lebih tertata dan sesuai prinsip syariah.Dengan pembinaan dan pendampingan berkelanjutan, Program PEU diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha penerima manfaat, mendorong kesejahteraan keluarga, serta melahirkan pelaku usaha yang mandiri dan kelak mampu menjadi muzaki.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasi Bimas Islam yang juga Plt. Urusan Zakat dan Wakaf Kankemenag Kabupaten Karanganyar, Ruslan, penyuluh KUA Karangpandan selaku pendamping PEU, pengurus LAZ BM Al Itqon, serta puluhan penerima manfaat program PEU Kecamatan Karangpandan.
Suasana pembinaan berlangsung interaktif. Para peserta aktif mengikuti materi, berdiskusi, dan menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi dalam menjalankan usaha. Interaksi tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk memperoleh pengetahuan sekaligus motivasi dalam mengembangkan usaha mereka.
Melalui pembinaan dan pendampingan yang berkelanjutan, Program PEU KUA Karangpandan diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih luas. Penerima manfaat tidak berhenti pada posisi sebagai penerima bantuan, tetapi tumbuh menjadi pelaku usaha yang lebih terampil, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
Pada akhirnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari tersalurkannya bantuan, tetapi dari sejauh mana bantuan tersebut mampu mengubah kondisi ekonomi penerima manfaat. Dari penerima manfaat diharapkan tumbuh pelaku usaha yang mandiri, dan dari kemandirian tersebut lahir muzaki baru yang turut memperkuat ekosistem ekonomi umat berbasis zakat.(Umi/ida )
