Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Karanganyar serta Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Karanganyar menggelar kegiatan penyerahan bantuan sekaligus pembinaan dalam rangka pemberdayaan ekonomi umat berbasis Kantor Urusan Agama (KUA), Senin (17/11).
Kegiatan tersebut diikuti oleh 20 penerima bantuan yang berasal dari dua kecamatan, yaitu Kecamatan Mojogedang dan Kecamatan Tawangmangu. Masing-masing penerima mendapatkan dukungan modal usaha sebesar Rp5 juta sebagai langkah awal untuk mengembangkan usaha produktif di lingkungan mereka.
Program ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas arahan Menteri Agama Republik Indonesia agar KUA dapat mengambil peran lebih strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi berbasis zakat. Dengan pemanfaatan anggaran zakat yang terarah, diharapkan potensi ekonomi di tingkat lokal dapat tumbuh dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Hidayat Maskur, menegaskan bahwa bantuan yang diberikan kepada para penerima bukan berasal dari Kementerian Agama maupun BAZNAS, melainkan dari masyarakat melalui dana zakat yang dikelola dengan penuh tanggung jawab.
“Bantuan ini adalah amanah dari masyarakat. Karena itu, kami berharap semuanya memberi dampak positif. Setelah menerima tambahan modal, kami berharap usaha Bapak/Ibu dapat berkembang dan semakin maju. Untuk mendukung hal tersebut, kami juga menyiapkan pendamping dari para penyuluh agama di KUA kecamatan,” ujarnya.
Hidayat Maskur juga memberikan pesan khusus kepada para penerima bantuan. Ia berharap, ketika usaha mereka telah berkembang dan berhasil, mereka dapat bergantian membantu masyarakat lain agar juga dapat maju dan merasakan manfaat yang sama. Semangat saling mendukung inilah yang menurutnya menjadi kunci terbangunnya kemandirian ekonomi umat. (umi/ida)
