Karanganyar – Gerakan Nasional Anti Narkoba Majelis Ulama Indonesia, Kabupaten Karanganyar melakukan audiensi ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karanganyar pada Rabu (3/12) untuk membahas penguatan sosialisasi dan upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika. Pertemuan tersebut diterima oleh Kasubbag TU Kemenag Karanganyar, Muhamad Rusdiyanto, dan Kasi Bimas Islam, Ruslan.
Dalam audiensi tersebut, Kemenag Karanganyar menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai langkah pencegahan narkotika, khususnya melalui peran lembaga pendidikan berbasis keagamaan. Muhamad Rusdiyanto menjelaskan bahwa pihaknya akan mengoordinasikan madrasah serta pondok pesantren agar semakin aktif terlibat dalam upaya pencegahan.
“Remaja adalah usia yang rawan untuk terpapar, maka dari itu peran madrasah dan pondok pesantren sangat penting dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika,” ujarnya.
Sementara itu, Kasi Bimas Islam, Ruslan, menambahkan bahwa Kemenag Karanganyar akan terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam memperkuat program sosialisasi dan pencegahan. Menurutnya, kolaborasi lintas instansi menjadi kunci untuk memaksimalkan efektivitas program.
“Koordinasi lintas instansi membuat tugas dan usaha yang sedang dilakukan menjadi lebih mudah,” ungkapnya.
Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah awal memperkuat kerja sama antara Gerakan Nasional Anti Narkoba Majelis Ulama Indonesia dan Kemenag Karanganyar dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. (Umi/Ida)
