Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pendataan Lembaga Keagamaan di Kecamatan Ngargoyoso, Rabu (28/1). Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan ketersediaan data keagamaan yang valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar perencanaan serta pelaksanaan program keagamaan di Kabupaten Karanganyar.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Hidayat Maskur, dalam arahannya menekankan pentingnya ketelitian dan kesungguhan dalam proses pendataan. Ia mengingatkan bahwa pendataan tidak hanya berhenti pada pengumpulan data, tetapi harus disertai dengan penelusuran dan verifikasi agar kebenarannya dapat dipastikan.
“Data-data tersebut jangan hanya didata saja, tetapi juga harus ditelusuri kebenarannya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Hidayat Maskur mengimbau agar pendataan mencakup tokoh-tokoh berpengaruh di setiap desa, organisasi kemasyarakatan, serta aliran keagamaan yang berkembang di masyarakat. Menurutnya, data tersebut memiliki peran strategis sebagai bahan pemetaan potensi konflik, sehingga dapat menjadi langkah preventif dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Karanganyar.
“Silakan mendata tiap desa siapa saja tokoh yang berpengaruh, ormas, dan aliran keagamaannya. Hal ini penting untuk memudahkan pemetaan potensi konflik di Kabupaten Karanganyar,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Kankemenag Karanganyar juga mengingatkan jajaran KUA agar memanfaatkan dana perawatan KUA secara optimal dan sesuai peruntukannya guna mendukung peningkatan kualitas sarana prasarana serta pelayanan kepada masyarakat.
Rapat koordinasi ini berlangsung dengan suasana penuh kebersamaan dan ditutup dengan kegiatan fun games yang diikuti seluruh peserta, sebagai upaya mempererat sinergi dan kekompakan antarpegawai.
