
Karanganyar (Humas) — Rumah Bina Keluarga Sukinah (RBKS) Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Remaja Usia Sekolah (Pranikah) dengan tema “Generasi Hindu Zaman Now: Cerdas Digital, Kuat Spiritual, Unggul dalam Karakter” di Resto Blowing, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 60 peserta dan bertujuan membekali generasi muda Hindu dengan pengetahuan, keterampilan, serta penguatan karakter dalam menghadapi tantangan zaman.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar,Ihsan Muhadi, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Karanganyar, Pardi, serta Ketua RBKS Kabupaten Karanganyar, Supriyadi. Hadir pula Kepala UPT Puskesmas Ngargoyoso, Sri Wahyuningsih, dan Tokoh Pemuda Hindu,Teguh Pambudi.
Dalam sambutan sekaligus pengarahan dan pembukaan kegiatan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Ihsan Muhadi menegaskan pentingnya pembinaan remaja usia sekolah sebagai bekal untuk mempersiapkan masa depan.
“Pembinaan remaja usia sekolah sangat penting karena mereka masih berada dalam masa pendidikan. Melalui sekolah, para remaja dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat. Kami berharap melalui pembinaan ini, mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang hebat dan berbudi pekerti luhur,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong para remaja untuk terus mengembangkan potensi diri, membangun kepribadian yang baik, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

semestara itu Sri Wahyuningsih, menyampaikan pentingnya mempersiapkan generasi muda agar mampu menghadapi tantangan di era digital. Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial memberikan banyak peluang bagi remaja, tetapi juga menghadirkan tantangan yang perlu disikapi dengan bijaksana.
Ia menekankan tiga pilar utama dalam membentuk generasi Hindu masa kini, yaitu cerdas digital, kuat spiritual, dan unggul dalam karakter. Remaja diharapkan mampu memilah informasi sebelum membagikannya, memanfaatkan teknologi untuk kegiatan positif, serta mengendalikan penggunaan gawai agar tidak mengabaikan interaksi sosial di lingkungan sekitar.
Teguh Pambudi, menyampaikan materi bertajuk “Remaja Hindu Berkarakter Kuat: Membangun Diri Masa Kini, Menyiapkan Keluarga Sukinah Masa Depan.” Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa masa remaja merupakan tahap penting untuk membentuk identitas, menanamkan nilai-nilai kehidupan, dan mempersiapkan diri menghadapi masa dewasa.
“Karakter yang kuat perlu dibangun sejak masa remaja. Masa sekolah merupakan kesempatan untuk belajar, membentuk kedisiplinan, mengembangkan kemandirian, dan memperdalam pemahaman terhadap ajaran Dharma. Semua itu menjadi bekal penting dalam mempersiapkan kehidupan berumah tangga di masa depan,” demikian rangkuman pesan Teguh berdasarkan materi yang disampaikan.
Ia menjelaskan bahwa dalam ajaran Hindu, masa Brahmacari Asrama merupakan tahap menuntut ilmu dan membentuk karakter sebelum memasuki Grahasta Asrama, yaitu tahap kehidupan berumah tangga. Oleh karena itu, persiapan menuju pernikahan tidak cukup hanya dengan keinginan untuk menikah, tetapi juga membutuhkan kematangan mental, spiritual, emosional, dan kemandirian.
Teguh juga mengingatkan pentingnya menerapkan ajaran Tri Kaya Parisudha dan Tri Hita Karana dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut menjadi pedoman untuk menjaga perilaku, membangun hubungan yang harmonis dengan sesama, serta menciptakan keseimbangan hubungan dengan Tuhan dan lingkungan.

Melalui kegiatan pembinaan ini, Rumah Bina Keluarga Sukinah Kabupaten Karanganyar berharap para remaja semakin memahami pentingnya merencanakan masa depan sejak dini, menjaga perilaku dalam pergaulan, serta mengembangkan potensi diri tanpa meninggalkan nilai-nilai agama dan budaya.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk menyiapkan generasi muda Hindu yang tidak hanya cerdas dalam memanfaatkan teknologi, tetapi juga memiliki keteguhan spiritual, karakter yang kuat, dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat maupun berkeluarga.
Dengan bekal pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai Dharma, generasi muda Hindu diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berintegritas, dan berbudi pekerti luhur, serta mampu mempersiapkan kehidupan keluarga Sukinah yang harmonis dan sejahtera di masa depan.

