
Karanganyar (Humas) — Pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat MTs/SMP Kabupaten Karanganyar tahun 2026 digelar di MTsN 1 Karanganyar, Selasa (8/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 180 peserta yang merupakan perwakilan dari masing-masing madrasah di Kabupaten Karanganyar.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karanganyar dalam arahannya menyampaikan bahwa OMI menjadi salah satu kesempatan bagi para siswa untuk mengembangkan kompetensi sekaligus menggali potensi unggul yang dimiliki.
“OMI merupakan kesempatan bagi siswa-siswi untuk mengembangkan kompetensi yang dimiliki, serta memberi kesempatan untuk mencari potensi unggul,” jelasnya.
Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti olimpiade dengan penuh semangat dan berusaha secara maksimal. Menurutnya, para peserta yang mengikuti OMI merupakan siswa-siswi terbaik yang telah menjadi juara di masing-masing madrasah.

“Kalian adalah bagian dari juara dari masing-masing madrasah. Teruslah berusaha semaksimal mungkin, sehingga nanti bisa menjuarai di tingkat provinsi maupun nasional,” harapnya.
Lebih lanjut, ia berharap OMI tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana bagi para siswa untuk meningkatkan kemampuan, membangun kepercayaan diri, serta mempersiapkan diri menghadapi kompetisi di jenjang yang lebih tinggi.
Dengan jumlah peserta mencapai 180 siswa, pelaksanaan OMI tingkat MTs/SMP Kabupaten Karanganyar tahun 2026 diharapkan mampu melahirkan siswa-siswi berprestasi yang nantinya dapat mewakili Kabupaten Karanganyar pada tingkat provinsi hingga nasional. (Umi/Ida)
