Himbauan kepada seluruh satker di lingkungan Kementerian Agama bahwa kami tidak pernah meminta data untuk melakukan pemberkasan bagi pegawai/guru non PNS di lingkungan Kemenag Kabupaten Karanganyar || Survei BPS 2019, tingkat kepuasan Jama'ah Haji meningkat || Daftar tunggu Calon Jamaáh Haji Kabupaten Karanganyar Hingga 23 Tahun || 5 Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama : Integritas, Profesionalitas, Inovatif, Tanggungjawab dan Keteladanan || Selamat Datang Di Portal Website Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengah ||

Twibbone Sarana Berekspresi Siswa MIM Karanganyar

2021-08-24 12:21:08

Pandemi tak menghalangi semangat siswa siswi madrasah untuk belajar. Begitu juga dengan siswa siswi madrasah MIM Karanganyar, dalam rangka memeriahkan hari Kemerdekaan RI Ke 76, MIM Karanganyar pun berekspresi dan berkreasi dengan Twibbone pada Senin, 24 /8/2021 .

Kepala MIM Karanganyar, Marjiyanti mengatakan Ketika pembelajaran dilakukan secara tatap muka (PTM) terjadi interaksi antara guru dan siswa secara langsung. Sehingga guru dapat memberikan bimbingan dan arahan kepada siswa secara langsung di kelas.

“Saat pembelajaran tatap muka  Guru secara langsung mengetahui kemampuan siswa dan dapat mengatasi permasalahan secara langsung. Pada pembelajaran tatap muka juga terjadi interaksi secara psikologis antara guru dan siswa, sehingga memunculkan rasa saling membutuhkan. Saat ini dengan pembelajaran daring guru tidak bisa berhadapan dengan siswa secara langsung. Pembelajaran dengan perantara gadget salah satunya adalah dengan twibbone ini, yaitu untuk mengekspresikan keceriaan anak anak  selama pandemic ini, mereka tidak bisa bersua langsung dengan guru dan teman – temannya. Dengan Twibbone ini juga sebagai sarana pengakraban antar siswa. “ papar Marjiyanti.

 “ Tujuan kita adalah,  siswa diajak mengembangkan jiwa kreativitas, kepekaan indrawi serta mampu berkreasi dalam lingkungan dan kondisi yang terarah, sebagai bekal siswa saat terjun di masyarakat. pengertian ekspresi harus ditafsirkan secara longgar yang mampu menampung baik luapan emosi dalam ekspresionisme .” Lanjut Marjiyanti.

“ Tugas kami adalah mengarahkan dan membimbing serta memberikan pancingan agar ekspresi siswa bisa tersalurkan dengan baik. Sehingga mampu mengembangkan kemampuan imajinatif intelektual, ekspresi, kepekaan rasa dan keterampilan guna menerapkan teknologi dalam berkreasi, sesuai dengan pemahamannya.” Pungkasnya.

Seluruh siswa MIM Karanganyar, berpartisipasi dengan menampilkan foto ceria mereka dengan berbagai gaya. Yang mengartikan semangat mereka sebagai generasi penerus bangsa untuk tetap optimis dan siap menyongsong masa depan yang cerah. (ida-hd)