Himbauan kepada seluruh satker di lingkungan Kementerian Agama bahwa kami tidak pernah meminta data untuk melakukan pemberkasan bagi pegawai/guru non PNS di lingkungan Kemenag Kabupaten Karanganyar || Survei BPS 2019, tingkat kepuasan Jama'ah Haji meningkat || Daftar tunggu Calon Jamaáh Haji Kabupaten Karanganyar Hingga 23 Tahun || 5 Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama : Integritas, Profesionalitas, Inovatif, Tanggungjawab dan Keteladanan || Selamat Datang Di Portal Website Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengah ||

FKUB Kab. Karanganyar Bentuk FORGIMALA

2021-10-06 15:23:04

FKUB bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik  Kab. Karanganyar membentuk Forum Generasi Muda Lintas Agama (Forgimala), Rabu (6/10/2021), difasilitasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Karanganyar, usai workshop "Moderasi Beragama Bagi Generasi Muda Lintas Agama" di Kemuning Ngargoyoso Karanganyar.

Pembentukan Forgimala  ini dimaksudkan agar para pemuda di Kab. Karanganyar mampu merawat dan memupuk kerukunan beragama di Kab. Karanganyar. Rosidi , pemuda perwakilan dari  GP Anshor Karanganyar terpilih sebagai ketua forum secara mufakat dalam musyawarah yang diikuti 8 ormas dan organisasi kepemudaan itu. Ada pun sekretaris dan bendahara masing masing dipercayakan pada Tarno dari Pemuda Muhammadiyah Karanganyar dan Warsito dari Generasi Muda LDII.

Semua perwakilan pemuda dari berbagai ormas keagamaan yang hadir dalam musyawarah mendapat peran dalam forum yang baru itu. Mulai dari GP Anshor, Pemuda Muhammadiyah, Generasi Muda LDII, Pemuda MTA, Pemuda Katolik, Generasi Muda PHDI, Generasi Muda Walubi, dan Generasi Muda Kristen.

Sebelum pembentukan Forgimala dilakukan pembacaan pernyataan atau ikrar dihadapan para pimpinan Kemenag, Badan Kesbangpol, dan FKUB yang hadir dalam workshop "Moderasi Beragama Bagi Generasi Muda Lintas Agama" tersebut.

Dalam ikrar tersebut para ketua ormas kepemudaan itu pada intinya bertekad menjaga persatuan dan kesatuan umat beragama serta menjunjung tinggi kebhinnekaan atau perbedaan.

"Sebagai generasi muda, kami siap menjaga persatuan dan kesatuan umat beragama di Karanganyar dan siap menjadi solusi dan garda depan jika muncul masalah," kata Rosidi, Ketua GP Anshor Karanganyar, saat membacakan ikrar.

Meski belum melaksanakan rapat kerja, namun anak-anak muda lintas agama penuh optimis itu sudah punya gambaran apa yang akan dilakukan. Seperti wedangan bareng, diskusi bersama, olahraga bersama, dan lain lainnya.

"Kuncinya ada pada komunikasi, jika kita sering berkomunikasi, apa pun sarana yang digunakan, masalah apa pun bisa terselesaikan," kata Tarno, ketua Pemuda Muhammadiyah Karanganyar.

Kepala Kantor Kemenag Karanganyar Wiharso mengatakan, tugas utama dari Forum Generasi Muda Lintas Agama adalah merawat kerukunan umat beragama di Karanganyar yang sudah lama terjalin.

Hal senada dikatakan Ngadino dari FKUB dan Kabid I Badan Kesbangpol Karanganyar Hendro Prayitno. "Saya yakin, generasi muda milenial ini bisa melakukannya," kata Hendro.(ida-hd)